Langsung ke konten utama

Covid - 19, Apakah itu ?

Tidak terasa sudah lebih dari satu bulan sejak Covid - 19 di Indonesia pertama kali di umumkan (2/3/2020) dan semua masih terasa berbeda. Rutinitas sehari - hari yang biasanya seakan dikejar oleh waktu seakan melambat. Sebagai warga pinggiran yang bekerja di kota besar, bertemu dengan orang banyak dan berkejar kejaran untuk mendapatkan angkutan umum sudah menjadi makanan sehari - hari. Awalnya senang bisa istirahat sejenak dan berkumpul dengan keluarga, tapi memasuki minggu ke - 4 dirumah, rasanya sudah bosan dan mulai merindukan masa - masa empet empetan di kereta. Dengan mewabahnya Covid - 19, tentu saja tidak hanya menghantam dunia kesehatan saja, tetapi hampir di semua sektor kehidupan. 


Lalu apakah sebenarnya Covid - 19 ? 

Dilansir dari situs WHO (Baca : Coronavirus Disease (Covid-19) Pandemic) Covid - 19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. Virus Corona ini sendiri banyak macamnya, dan Covid - 19 adalah jenis virus terbaru yang ditemukan pada Desember 2019 di Wuhan, China. Berdasarkan penjelasan dari Kemenkes, virus ini menyerang saluran pernafasan yang kemudian di beri nama Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus (SARS COV -2) yang kemudian menimbulkan penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid - 19). 

Via WHO


Lalu seberapa berbahayanya Covid - 19 ini sendiri? Pada umumnya Covid -19 menyerang saluran pernafasan dan menimbulkan gejala - gejala seperti deman >38 derajat, sakit pada tenggorokan, batuk, pilek, sesak nafas. 80% orang yang terjangkit Covid -19 ini dinyatakan sembuh. Akan tetapi, akan berbeda situasi ketika Covid -19 menyerang lansia dan orang  yang sebelumnya sudah mengidap penyakit seperti diabetes, jatung, hipertensi, Covid -19 akan memperparah kondisi pasien. 

Via Ghipy

Panik ? Tentu saja, apalagi ketika melihat kembali riwayat kesehatan orang tua dan juga ada bayi di rumah. Saya dan orang tua tinggal terpisah, hal ini menyebabkan sementara ini hanya dapat melepas rindu menggunakan video call. Sudah sebulan ini saya bekerja dari rumah, membatasi aktifitas kami di luar rumah, dan mensterilkan segala sesuatu yang berasal dari luar rumah. Hal ini sudah lumrah, bukan berlebihan lagi. Covid -19 ini virus yang mudah menyebar dan meskipun kita tidak postif terinfeksi tetapi kita berpotensi untuk menjadi carrier yang dapat membahayakan orang lain yang rentan. 
Via Canva

Virus ini menyebar melalui droplet (tetesan kecil) dari saluran pernafasan (ingus, percikan saat bersin). Jadi pastikan selalu untuk 
  • Menjaga jarak dengan orang di sekitar,
  • Tidak menyentuh barang - barang di tempat umum, 
  • Tidak menyentuh area mata, mulut, dan hidung, 
  • Menjaga perilaku hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik. 
Nah itu tadi sekilas tentang Covid - 19, share di komen ya kalau kamu gimana cara kamu menjaga diri dari Covid - 19. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok

Via Google Halo semua ! Setelah lama terdraft sekarang saya mau bercerita tentang pengalaman saya selama cek kehamilan di RS Hermina. Sebelumnya saya cekkehamilan di RS HGA di Depok dengan pertimbangan lebih dekat dari rumah, tetapi karena merasa kurang nyaman maka saya memutuskan untuk pindah ke RS Hermina. Selama hamil saya rasa perlu banget untuk mencari dokter dan rumah sakit yang nyaman (dengan harga yang sesuai dengan kantong tentunya).

MOM TO BE (PART II) KONTROL DI RS HGA DEPOK

Halo Hai ! Aku mau bercerita tentang Kontrol pertama di RS Hasanah Graha Afiah (HGA). Kenapa di RS itu, karena deket dari rumah. Terus baca - baca tentang antrian di Hermina yang rumornya di dokter tertentu harus ambil antrian 2 minggu sebelumnya (nanti aku cerita di blog berikutnya ya) maka kami memilih untuk ke RS HGA di Sukmajaya . Via Google RS HGA ini punya merupakan salah satu RS Swasta di Depok. RS ini mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Dokter yang praktek disini juga banyak dokter dokter senior.

Tips Memilih Dokter Kandungan

Halo Mom ! Halah gegayaan pake mom - mom segala ! Saya mau share nih tips memilih dokter kandungan versi saya, buat mommies yang baca bila ada tips lainnya boleh banget dishare di kolom komentar ya ! ☺️  Selama kehamilan ini, saya sudah pernah konsultasi di 3 dokter kandungan yang berbeda. Dokter pertama kali aku cek adalah Dokter Iwan Heryawan, kemudian Dokter Maman Hilman di RS HGA (baca : Kontrol di RS HGA Depok ), dan sekarang sudah berlangganan di dokter Nelwati di RS Hermina Depok (baca: Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok ) Kenapa kok ganti - ganti ? Yaaa karena saya milih mana yang paling nyaman buat saya. Eh tunggu dulu, saya nggak bilang dokter - dokter yang sebelumnya tidak bagus lho yaa.. Sebelum saya memutuskan untuk ke dokter tersebut saya pun sudah melakukan research terlebih dahulu, dan beberapa orang menyatakan bahwa dokter ini termasuk dokter yang enak diajak konsultasi. Jadi semua kembali kepada PREFERENSI.