Langsung ke konten utama

Folkamom Class by Folkaland : Melahirkan Nyaman dan Penuh Cinta dengan Teknik Hypnobirthing

Hola Moms ~ 
Saya kembali lagi untuk sharing acara keren yang pada tanggal 30 Maret 2019 kemarin saya ikuti. Yap saya dapat rejeki giveawa salah satu kelas di event Folkaland yaitu Kelas Folkamom : Melahirkan Nyaman dan Penuh Cinta. Acara ini diadakan di Balai Sarwono Kemang, Jakarta Selatan. Pematerinya ada @ariyanisukma, seorang pelaku hypnobirthing dan Bidan @ria.kurnia.sari, seorang bidan, konsultan laktasi, dan instruktur Yoga yang berdomisili di Depok.
dokumentasi pribadi

Arin (panggilan akrab Ariyani), bercerita tentang pengalamannya pada saat hamil dan melahirkan yang minim trauma. Background kami hampir sama ternyata, beliau mengalami pendarahan yang mengharuskannya untuk bedrest sampai trisemester ke -2. Semenjak itu, Arin memberdayakan dirinya dan melakukan hypnobirthing. Hypnobirthing itu apaan?
Hypnobirthing menurut website Alodokter adalah metode yang menggunakan self - hypnosis (hipnotis diri sendiri) dan teknik relaksasi untuk membantu calon ibu siap serta mengurangi persepsi akan ketakutan, kecemasan atau tegang, dan rasa sakit saat melahirkan. 
Dengan hypnobirthing, saya percaya bahwa seluruh bagian dari tubuh saya bisa diajak berkomunikasi dan bekerja sama. -Ariyani Sukma- 
Berdasarkan pengalamannya tersebut, Arin sangat merekomendasikan hypnobirthing bagi ibu hamil. Selain melakukan hypnobirthing, Arin juga memberdayakan diri dengan rajin jalan (power walk), dan prenatal yoga, melakukan relaksasi dan afirmasi positif kepada janin. Hasilnya ? Arin bisa menjalani proses melahirkan dengan tersenyum dan air ketubannya pun baru pecah setelah bukaan ke - 9. Cerita Arin ini membuat saya yakin untuk terus memberdayakan diri, apalagi di usia kehamilan yang semakin tua. Aah ! rasanya campur aduk. 

Pemateri kedua nggak kalah keren, dia adalah Bidan Ria, kebetulan saya ikut kelas prenatal Yoga. Cara mengajarnya asik, dan menyenangkan. Yang kami pelajari kemarin antara lain, mengenal filosofi gentlebirth, memahami persalinan holistik, peran pendamping persalinan (ayah/doula), optimalisasi posisi janin, teknik pernafasan dalam persalinan, komunikasi dengan janin, dan teknik menyamankan persalinan. 

Saya akan share secara ringkasnya saja ya, kalau mau lebih jelasnya biasanya setiap satu bulan sekali bidan Ria mengadakan kelas persiapan persalinan, coba cek ignya ya ! 

Gentle Birth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang, penuh kelembutan, dan memanfaatkan semua unsur alami dalam tubuh seorang manusia. Tetapi bukan berarti persalinan dengan Caesar itu tidak bisa digolongkan pada gentle birth, ibu - ibu bisa juga mengalami persalinan caesar dengan gentle birth. Gentle birth disini yang ditekankan adalah persalinan yang minim trauma. Kunci keberhasilan persalinan antara lain knowledge; mindfulness & awareness; healing birth trauma; breath balance; relax mind; balance mind, baby and body; Movement and gravity; provider & support. Ibu dengan high knowledge akan mempersiapkan dirinya baik pikiran, tubuh, maupun bayinya untuk persalinan. Dengan demikian, si ibu ini akan lebih mempercayai diri, dan bayinya bahwa akan dapat menjalani persalinan dengan tenang dan intuitive (nggak panikan juga). Nah outcomenya apa ? Si ibu dapat melahirkan dengan nyaman dan minim trauma. 

Untuk menyamankan persalinan hal yang wajib bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah bernafas dengan baik. Dengan teknik pernafasan yang baik, ibu akan lebih nyaman menjalani proses persalinan. Sayangnya, ketika mengalami pembukaan 6 keatas, ibu cenderung lupa cara bernafas dengan baik, disinilah peran suami sebagai birthing coach untuk mengingatkan istri untuk menjaga nafas. Kemarin kami diajari teknik pernafasan perut, sebelumnya saya sudah belajar dengan bidan Ria, adapun manfaatnya bagi saya pribadi adalah saya jadi jarang ngos ngosan, nggak gampang capek, dan saat ngerasa begah banget bisa nyaman banget ke badan. 

Untuk mengurangi ketegangan dan rasa sakit dapat pula dilakukan labor dance pada saat persalinan. Labour dance ini gerakannya sama dengan saat kita berdansa. Selain itu, untuk menyamankan persalinan dapat dengan melakukan Rebozo dan shake the apple tree. Kemarin segmen ini menjadi segmen paling heboh. Rebozo dan shake the apple tree menggunakan alat bantu selendang atau shawl yang tidak melar. Untuk rebozo sendiri dilakukan dengan posisi ibu table pose (berlutut) kemudian ayah membungkus perut ibu, menariknya dan menggerakan kain tersebut seperti mengayuh sepeda. Gerakan lainnya adalah Shake the Apple Tree dimana pada saat posisi ibu berlutut, bokong ibu dibungkus dengan kain yang dililitkan di kedua ujungnya kemudian ayah menggoyangkan kain dan bokong ibu seperti gerakan menyemir sepatu. Kedua teknik ini membantu mengoptimalkan posisi janin agar dapat masuk ke panggul. 
Dokumentasi Folkaland

Sesi paling mengharu biru adalah sesi komunikasi dengan janin. Ayah dan ibu diminta untuk saling menatap kemudian mengeluarkan uneg uneg masing-masing. Banyak peserta yang terbawa perasaan hingga menitikan air mata. Agak berbeda dengan saya dan suami, tidak ada momen haru sama sekali malah plengah plengeh. Huff .. Setelah itu, ayah diminta untuk berkomunikasi dengan janin. Setelah momen ini selesai saya melihat bapak - bapak menyeka air matanya, dan lagi - lagi suami saya nggak nangis. Lempeng saja. 😅 
Sesi bidan Ria diakhiri dengan sesi prenatal yoga couple, prenatal yoga couple ini dituntut kerjasama antara ayah dan ibu untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Sungguh menyenangkan sekali ikut kelas ini. 
dokumentasi pribadi


Dan yang lebih menyenangkan dari kelas ini adalah goodie bag nya. Goodie bag nya berisi 2 kaleng milky mama asi booster cookies dan 2 sachet soya mix  dari @mamabear, 2 buah bandana bips dari @bayiku.id dan  Baby Oil (Imune booster) dari @kencanabodyworks. Gimana nggak bahagia dan seneng banget tuh ?
Rejeki tidak melulu hanya uang, mendapatkan giveaway, ilmu yang bermanfaat (apalagi gratis), janin yang cerdas sekali (sudah bisa diajak bekerjasama), suami yang support, teman yang baik, dan goodie bag dan lain - lain membuat kita nggak boleh putus dalam bersyukur kepada Tuhan.  

Have a nice day everyone !  XOXO 


Komentar

  1. Bermanfaat banget mom infonya👍

    BalasHapus
  2. Semoga sehat dan happy2 ya kalian.. ��
    Keep writing sis..��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thankyou Dee .. semoga konsisten nulis wkwkw

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok

Via Google Halo semua ! Setelah lama terdraft sekarang saya mau bercerita tentang pengalaman saya selama cek kehamilan di RS Hermina. Sebelumnya saya cekkehamilan di RS HGA di Depok dengan pertimbangan lebih dekat dari rumah, tetapi karena merasa kurang nyaman maka saya memutuskan untuk pindah ke RS Hermina. Selama hamil saya rasa perlu banget untuk mencari dokter dan rumah sakit yang nyaman (dengan harga yang sesuai dengan kantong tentunya).

MOM TO BE (PART II) KONTROL DI RS HGA DEPOK

Halo Hai ! Aku mau bercerita tentang Kontrol pertama di RS Hasanah Graha Afiah (HGA). Kenapa di RS itu, karena deket dari rumah. Terus baca - baca tentang antrian di Hermina yang rumornya di dokter tertentu harus ambil antrian 2 minggu sebelumnya (nanti aku cerita di blog berikutnya ya) maka kami memilih untuk ke RS HGA di Sukmajaya . Via Google RS HGA ini punya merupakan salah satu RS Swasta di Depok. RS ini mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Dokter yang praktek disini juga banyak dokter dokter senior.

Tips Memilih Dokter Kandungan

Halo Mom ! Halah gegayaan pake mom - mom segala ! Saya mau share nih tips memilih dokter kandungan versi saya, buat mommies yang baca bila ada tips lainnya boleh banget dishare di kolom komentar ya ! ☺️  Selama kehamilan ini, saya sudah pernah konsultasi di 3 dokter kandungan yang berbeda. Dokter pertama kali aku cek adalah Dokter Iwan Heryawan, kemudian Dokter Maman Hilman di RS HGA (baca : Kontrol di RS HGA Depok ), dan sekarang sudah berlangganan di dokter Nelwati di RS Hermina Depok (baca: Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok ) Kenapa kok ganti - ganti ? Yaaa karena saya milih mana yang paling nyaman buat saya. Eh tunggu dulu, saya nggak bilang dokter - dokter yang sebelumnya tidak bagus lho yaa.. Sebelum saya memutuskan untuk ke dokter tersebut saya pun sudah melakukan research terlebih dahulu, dan beberapa orang menyatakan bahwa dokter ini termasuk dokter yang enak diajak konsultasi. Jadi semua kembali kepada PREFERENSI.