Langsung ke konten utama

Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok

Via Google


Halo semua ! Setelah lama terdraft sekarang saya mau bercerita tentang pengalaman saya selama cek kehamilan di RS Hermina. Sebelumnya saya cekkehamilan di RS HGA di Depok dengan pertimbangan lebih dekat dari rumah, tetapi karena merasa kurang nyaman maka saya memutuskan untuk pindah ke RS Hermina. Selama hamil saya rasa perlu banget untuk mencari dokter dan rumah sakit yang nyaman (dengan harga yang sesuai dengan kantong tentunya).

Via Giphy
Setelah survey melalui blog dan sosial media lainnya, maka saya dan suami memutuskan untuk cek dengan dokter Nelwati di RS Hermina. Dokter Nelwati ini salah satu most wanted dokter di RS Hermina. Tidak heran bila banyak pasien yang cocok dengan Dr. Nelwati, karena keramahannya dan ketelatenannya dalam menangani pasien. Semua hal yang dijelaskan oleh Dr. Nelwati sesuai dengan apa yang saya baca, bukan tipikal dokter yang banyak larangan atau terlalu cuek dengan mengatakan semua boleh. Dalam hal USG Dr. Nelwati juga tidak terburu – buru dan teliti. Disela – sela mengecek Dr. Nelwati menjelaskan secara rinci terkait hal – hal yang di USG. Dr. Nelwati ini salah satu dokter yang pro normal, maka saya selalu diingatkan untuk tetap menjaga nutrisi tetapi harus tetap menjaga berat badan ibu dan bayi dengan tidak berlebihan makan. Hal yang membuat saya semakin nyaman dengan Dr. Nelwati adalah beliau dengan sabar mendengar keluh kesah saya. Untuk urusan obat, Dr. Nelwati tidak mudah merekomendasikan obat. Dokter Nelwati memberikan kesempatan untuk pasiennya mengabadikan hasil USG baik melalui foto maupun video, tetapi harus sesuai dengan waktu yang di tentukannya. Kita tidak boleh merekam saat dokter memberikan penjelasan, sebagai bagian menjaga kode etik profesi. Hal – hal inilah yang menyebabkan saya merekomendasikan Dr. Nelwati.
Via Tenor

Pelayanan di RS Hermina menurut saya baik, bila dibandingkan dengan rumah sakit tempat saya periksa sebelumnya. Dimulai dari bagian registrasi. Registrasi pasien baru untuk Poli Eksekutif (dulu Poli Reguler) berada di lantai 2 gedung rawat jalan, sedangkan untuk Poli Sub Spesialis (dulu Poli Eksekutif) di lantai 1 Gedung utama. Di lantai 2 terdapat apotik, laboratorium, kasir dan beberapa poli. Untuk Poli Kandungan dan Poli Anak Eksekutif berada di lantai 3, setelah saya registrasi pasien baru saya naik ke lantai 3 untuk registrasi di layanan Dr. Nelwati. Setelah membaca beberapa review di blog yang mengatakan bahwa pasien dokter Nelwati antriannya mengular, dan harus daftar beberapa hari sebelumnya, saya agak pesimis ketika saya datang pukul 16.30 (praktek dokter dimulai jam 18.00). Akan tetapi, ternyata setelah sampai disana saya mendapatkan nomor antrian ke – 7, karena ternyata antrian tetap berdasarkan kedatangan.  Bersyukur sekali, saya perkirakan mungkin saya akan selesai pukul 18.30 atau paling lama pukul 19.00, tetapi ternyata dugaan saya meleset saya selesai lebih dari 19.30. Ini bukan karena dokternya terlambat datang, tetapi karena memang per pasien lebih dari 20 menit.  

Ruang tunggu di RS Hermina bersih dan nyaman. Terdapat kantin, optik, kasir, penjual jasuke (jajanan favorit sepanjang segala abad), penjual majalah di stand. Tidak se-crowded di RS HGA, karena pasiennya hanya pasien dokter anak dan dokter obgyn. Pencahayaan bagus, dan sesekali saya melihat cleaning service secara reguler membersihkan lantai dan tempat sampah.
Dokumentasi Pribadi

RS Hermina membangun aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan appointment, kelemahannya adalah layanan berdasarkan kedatangan bukan berdasarkan appointment di aplikasi. Akan tetapi dengan menggunakan aplikasi tersebut, data kita sudah masuk jadi mempercepat proses pendaftaran.  Dalam aplikasi tersebut juga terdapat jadwal dokter yang kita inginkan, jadi kemungkinan kecele’ karena dokternya tidak ada ada dapat dihindari.

Hal yang disayangkan dari RS Hermina ini adalah pelayanan obat dan kasirnya. Rata - rata periksa untuk obgyn dan anak selesai di atas pukul 21.00, sayangnya kasir dan apotik di lantai 3 sudah ditutup dan pasien harus mengantri di lantai 2.Antriannya jadi menumpuk di lantai 2. Untuk kasir tidak diberi batas yang jelas mana kasir tunai dan kasir dengan jaminan (asuransi/cc) sehingga terkadang salah antri. Untuk pelayanan obat di apotik ada 2 loket untuk loket obat paten dan obat racik, tetapi sangat lama sekali pelayanannya.  Yang saya herankan kenapa obat paten lebih lama prosesnya ? Bukankah tidak perlu meracik obatnya ? 

Overall saya puas terhadap pelayanan di RS Hermina Depok, dan rencananya saya akan melahirkan di sana. Pengalaman melahirkan akan saya post di blog selanjutnya ya J



Komentar

  1. Biayaa untuk kontrol atau cetak hasil usg brpa kak dihermina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo kak.. kalau USG doang kalo nggak salah harganya 330an deh kak, aku cari kwitansinya nggak nemu wkwkw,
      tapi pas awal itu abis banyak buat beli obat penguat janinnya kak sampe 800rb -__-
      btw makasi sudah mampir

      Hapus
    2. Sebelumnya pernah flek ga ka? Knp dikasih penguat janin?

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Membayar Pajak Pakai Aplikasi Signal Polri

 Haaloooooooooooooooo! Ternyata sudah lama juga nggak berbagi di blog. Rindu rasanya melihat insight naik. Baru - baru ini aku abis bayar pajak kendaraan lewat aplikasi SignalPolri. Daaan surprisingly cuepeeet buanget nggak pake ribet, nggak pake antri. Padahal ya motorku ini Plat Jawa Tengah, sedangkan sekarang aku domisili di Jawa Barat. Terus kerennya lagi aku nggak perlu pulang kampung buat bayar pajak ! Wow Kok bisa? 

5 Perlengkapan Pumping di Kantor

Halo semua, setelah beristirahat lumayan lama akhirnya aku balik lagi dengan menyandang predikat baru. Sekarang sudah sah jadi “ibu menyusui” (uwuuuw). Mon maap anaknya heboh. Sebenernya sudah ngantor dari beberapa bulan lalu, tapi baru sempet nulis lagi. Ditengah pendemi, jadi ada waktu luang buat nulis nulis blog lagi.  Rempong ! Satu kata yang bener bener menggambarkan aku saat ini. Ke kantor menggunakan transportasi umum dengan membawa seperangkat alat pumping dan laptop rasanya.. beuh biasa aja sih. Banyak juga yang begini. Hahaha . Lalu apa saja sih yang saya bawa didalam tas asip saya ?