Langsung ke konten utama

BPN DAY #1 MENYAPA DUNIA DENGAN BLOG

Haloo ! Kali ini aku mau cerita tentang blogging, yap dua bulan terakhir aku mulai kembali menulis blog, dengan konsep yang baru, dan semangat yang baru. Kenapa aku bilang mulai kembali? Karena pada jaman dahulu kalaaaa ketika aku masih remaja (halah) aku udah belajar nulis blog. Bukan remaja deng waktu kuliah sekitar tahun 2010an. Seperti mahasiswa lainnya, aku kenal blog gara - gara dosen di kelas cerita tentang alumni yang sukses lewat blogging, aku lupa sih kakak kelas ini namanya siapa. Hahaa.. Isi blog aku jaman dulu lebih banyak posting tugas kuliah, ada juga konten konten yang menyadur dari tulisan lain yang diolah lagi, di-mixed sama tulisan lain, dan disaat sedang pengennya posting tapi males, ya menyadur dari artikel di wolipop atau detik (aku tetep cantumin sumbernya kok). 
Terus kenapa sekarang mulai blogging lagi ? Cerita berawal dari kekepoanku sebagai mak - mak (yang nggak terlalu) muda baru nikah dan kepo tentang review dokter kandungan, rumah sakit, dan tetek bengek seputar kehamilan dan cara ngerawat anak.
Dari sinilah awal mulanya, wah bersyukur banget ya ada mak - mak yang mau meluangkan waktunya buat sekedar nulis review di blog. Aku merasa terbantu. Mulai dari saat itu aku bertekad bulat sebulat pipiku, buat nulis blog. Sederhana, aku pengen bermanfaat buat orang lain. 
Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian - Pramodya Ananta Toer
Quotes eyang Pram ini semakin memotivasiku buat menulis, simplenya aku cuma ingin menjadi bermanfaat bagi orang lain. 

Semakin dewasa (halah) saya semakin malas untuk update di sosial media, rasa – rasanya aku tidak siap untuk mendapatkan feedback langsung dari orang – orang sekitar.  Blog juga sebagai sarana untuk curhat, iya curhat. Kadang aku cuma butuh di dengar, atau melampiaskan apa yang ada di pikiran kita tanpa feedback. Tapi kalau cerita sama orang nggak dikasih feedback akunya emosi. Complicated kan ? Nah, berangkat dari sini aku memilih untuk menulis lewat blog.
Via Tenor


Alasan untuk memonetize blog ada juga sih, tapi itu cita - cita jangka panjang. Untuk memonetize blog sendiri menurutku perlu waktu yang lama dan nggak bisa instan. Apalagi kita harus bisa mengkreasikan konten yang lebih bermutu. Aku harus belajar banyak untuk itu, secara nggak langsung blog akan membuat kita belajar hal - hal baru. 
Via Giphy

Alasan lain kenapa aku menulis blog adalah aku bisa bercerita lebih panjang dan detail tentang liburanku, pengalaman menggunakan barang. Di blog baru ini sudah ada beberapa draft pengalaman perjalanan ke beberapa tempat dan menggunakan produk. Semua terasa lebih kompleks dan terkonsep.


Bersyukur dengan adanya BPN challenge ini sehingga aku semakin termotivasi untuk menulis blog. Simpel kaan ? Kalau kamu, kenapa pengen ngeblog ? 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Membayar Pajak Pakai Aplikasi Signal Polri

 Haaloooooooooooooooo! Ternyata sudah lama juga nggak berbagi di blog. Rindu rasanya melihat insight naik. Baru - baru ini aku abis bayar pajak kendaraan lewat aplikasi SignalPolri. Daaan surprisingly cuepeeet buanget nggak pake ribet, nggak pake antri. Padahal ya motorku ini Plat Jawa Tengah, sedangkan sekarang aku domisili di Jawa Barat. Terus kerennya lagi aku nggak perlu pulang kampung buat bayar pajak ! Wow Kok bisa? 

5 Perlengkapan Pumping di Kantor

Halo semua, setelah beristirahat lumayan lama akhirnya aku balik lagi dengan menyandang predikat baru. Sekarang sudah sah jadi “ibu menyusui” (uwuuuw). Mon maap anaknya heboh. Sebenernya sudah ngantor dari beberapa bulan lalu, tapi baru sempet nulis lagi. Ditengah pendemi, jadi ada waktu luang buat nulis nulis blog lagi.  Rempong ! Satu kata yang bener bener menggambarkan aku saat ini. Ke kantor menggunakan transportasi umum dengan membawa seperangkat alat pumping dan laptop rasanya.. beuh biasa aja sih. Banyak juga yang begini. Hahaha . Lalu apa saja sih yang saya bawa didalam tas asip saya ? 

Pengalaman Kontrol Kehamilan di RS Hermina Depok

Via Google Halo semua ! Setelah lama terdraft sekarang saya mau bercerita tentang pengalaman saya selama cek kehamilan di RS Hermina. Sebelumnya saya cekkehamilan di RS HGA di Depok dengan pertimbangan lebih dekat dari rumah, tetapi karena merasa kurang nyaman maka saya memutuskan untuk pindah ke RS Hermina. Selama hamil saya rasa perlu banget untuk mencari dokter dan rumah sakit yang nyaman (dengan harga yang sesuai dengan kantong tentunya).